KH. Ma'ruf Amin sudah ditetapkan sebagai Wakil Presiden Pemenang Pemilu 2019 mendampingi Jokowi Widodo sebagai presiden terpilih periode 2019-2024.
Sebagai Wakil Presiden terpilih, saat ini Ma'ruf Amin masih menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ma'ruf mengatakan, bahwa dirinya akan mengndurkan diri sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah dirinya di lantik menjadi wakil Presiden.
Baca juga: Bersihkan 'Setan Kurap' Jokowi, Gerindra Gabung Koalisi ?
Ma'ruf Amin mengatakan, selama belum dilantik dia tidak bisa di katakan merangkap jabatan. Sebaliknya jika sudah dilantik, dia akan melepas jabatan tersebut karena tidak diperbolehkan.
"Tidak boleh itu kan merangkap jabatan. Kalau sudah jadi Wapres, saya harus mundur," kata Ma'ruf di kantor MUI, Jakarta, Selasa (2/7).
"Kalau sekarang kan belum. Wakil Presidennya masih Pak JK," sambungnya.
Sebelumnya, Ma'ruf Amin sudah menyatakan mundur dari Rais Aam PB NU setelah ditetapkan sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo. Namun saat itu, Ma'ruf menyatakan tetap menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan baru akan mundur jika terpilih menjadi wakil presiden.
"MUI peraturan beda. Dia tidak boleh merangkap, jadi mungkin nanti saya mengundurkan diri pada saat saya sudah ditetapkan sebagai wapres," ujar Ma'ruf usai rapat pleno di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).
Menurut Ma'ruf, aturan di MUI tidak mewajibkan Ketua Umum mengundurkan diri saat masih berstatus sebagai calon wakil presiden. "(Mundur kalau) sudah terpilih. Aturannya gitu," ucapnya.
Baca Juga : Jokowi Mengajak Prabowo Bersama Membangun Indonesia.
KH Ma'ruf Amin resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Rais Aam PBNU dua hari setelah ditetapkan KPU sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.
Menurut Jadwal, rencananya pasangan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan dilantik pada 20 oktober 2019 mendatang.

Situsmu namanya kabar Islam. Tapi buat judul tanggung! Supaya banyak yang lihat???? Bego! Tdk ada yg percaya lg beritamu
ReplyDeleteKirain mundur jadi wapres
ReplyDeleteBerita pipis ontw😳😳
ReplyDeleteJudulnya lebay jnck
ReplyDeleteIyaa mundurlah goblok
ReplyDeletePercuma gelar kiyai klw kecurangan yg membuat u berkuasa...unakan cari satu persatu di ala barzah...berilmu tp hanya kekuasaan di gunakan.
ReplyDeletemedia abal2 klo bikin berita ya begini,mancing2....
ReplyDeleteBodo amat emang gua pikirin!!! ?
ReplyDeletelah judul sama isi berita nya cocok ,kenapa lo pada sewot ?? cebong ya ?
ReplyDeleteAsal ada tambahan "news," ane sudah pasti curiga...
ReplyDeleteIsinya banyak eror